Doa menyembelih ayam paling ringkas dan wajib adalah membaca basmalah (Bismillahi) dan takbir (Allahu Akbar).
Disunnahkan membaca shalawat nabi dan doa: "Allahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii yaa kariim", yang berarti "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Terimalah takarubku, ya Tuhan Yang Maha Pemurah".
Berikut adalah panduan doa dan tata cara menyembelih ayam sesuai syariat:
1. Bacaan Utama (Wajib/Sunnah Muakkad)
Basmalah: بِسْمِ اللهِ (Bismillahi) - "Dengan menyebut nama Allah".
Takbir: اللهُ أَكْبَرُ (Allahu Akbar) - "Allah Maha Besar".
Lengkap: بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَرُ (Bismillahi Allahu Akbar).
2. Doa Tambahan (Lebih Sempurna)
Latin: Allaahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii yaa kariim.
Arab: اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ.
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertakarub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah takarubku".
3. Tata Cara Menyembelih Ayam
Menghadap Kiblat: Posisikan ayam menghadap kiblat.
Gunakan Pisau Tajam: Gunakan alat sembelih yang tajam agar tidak menyiksa hewan.
Memotong Tiga Saluran: Pastikan saluran pernapasan (tenggorokan/ hulqum), saluran makanan (kerongkongan/ mari'), dan dua urat leher (pembuluh darah/ wadajain) terputus dalam satu kali gerakan.
Berniat: Menyembelih dengan niat karena Allah Ta'ala.
Penyembelihan tanpa menyebut nama Allah hukumnya tidak sah dan bangkai ayam tersebut haram dimakan.
Sumber FB : Pena Aswaja

Posting Komentar
Posting Komentar